RSS Feed

in the name of DESIGN THINKING

Judul blog ini saya buat karena sangat terinspirasi dari Guest Lecture pada pelajaran Creative and Innovation kali ini. Coba deh diliat poster film dibawah ini..

Dan coba deh diinget2 ttg Video Mapping beberapa waktu lalu di Bandung,dalam rangka pre-event Pasar Seni ITB 2010..

Nah,itu semua merupakan beberapa masterpiece dari guest lecture yang satu ini.

Namanya Adi Panuntun. Mahasiswa DKV ITB angkatan 97 ini melanjutkan pendidikan s2 nya di Newcaste,UK. Dia memberikan banyak pencerahan dan pemahaman baru ttg Design Thinking. Orang ini benar2 luar biasa dan prestasinya benar2 mencengangkan !

Se-powerful apa sih Design Thinking di kehidupan nyata ? Kak Adi memberikan contoh yaitu keberhasilan Teh Botol Sosro dan Aqua saat ini merupakan buah dari design thinking yang dilakukan founder dari masing2 brand ini. Awalnya produk ini dicemooh dan banyak pihak yang pesimis dengan kemunculan produk ini. Tapi berkat kekuatan design thinking dgn memperkirakan trend masa datang,produk ini sekarang meraja di Indonesia.
Sedangkan proses dari Design Thinking itu sendiri,menurut Kak Adi memiliki step2 sbg berikut :

Observe –> Synthesize –> Brainstorm –> Vote –> Prototype –> Story tell

Observe

Tahap awal ini untuk mengamati maunya customer needs apa,sehingga yang kita lakukan dan kita create merupakan bentukan dari apa yg masyarakat butuhkan dan inginkan.

Synthesize

Tahap ini untuk mengidentifikasi dari unstated needs

Brainstorm

Merupakan tahap dimana sebagai design thinker dituntut untuk memberikan ide kreatifnya berdasarkan observasi dan synthesize yang sudah dilakukan terlebih dahulu

Vote

Tahap ini seperti seleksi, namun tahap ini bukan hanya mempertimbangkan bagus atau menariknya sebuah ide melainkan menggunakan ketentuan desirable, viable dan feasibility.

Prototype

Tahap ini adalah tahap membuat contoh nyata dari pemikiran kita untuk di uji kepada masyarakat.

Story-tell

Tahap terakhir ini kita diharuskan menceritakan hasil kita agar banyak orang yang tau dan tertarik dengan hasil pemikiran kita.

Dalam design thinking,ada dua perbedaan sudut pandang dalam rangka menanggapi future issue pada retail marketplace.

Traditional Business Strategy

Ini yang paling umum. Pola pikirnya based on trend analysis,menggunakan pemikiran dan data analitis. Cenderung kaku, objektif, fokus pada satu konsep, rasional, dan berujung ke one best solution.

Innovation and Design Class

Pola pikir cenderung direct approach kepada user atau calon user yang akan menggunakan produk mereka sehingga hasil research yang diperoleh lebih beragam, subyektif, social constructed, namun lebih real terhadap experience. Tidak berorientasi kepada best solution, tapi lebih fokus dgn better solution.

Intinya dalam design thinking itu : Jangan takut untuk bersuara dan berkreasi. Karena biasanya kreasi yang dicemooh justru peluang “booming” nya lebih besar daripada ide yang langsung diterima.

Let’s start think and design 🙂



Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: